banner 728x250

Redam Konflik Sosial, Wakapolres Rohil Ajak Warga Rantau Kopar Jaga Kondusifitas

  • Bagikan

Rohil – Wakapolres Rokan Hilir, Kompol Rikky Operiady, S.Sos, SIK, M.IK., memimpin langsung kegiatan Cooling System atau penyejukan situasi pasca terjadinya aksi spontanitas warga yang melakukan pengrusakan terhadap rumah terduga bandar narkoba di wilayah Kepenghuluan Bagan Cempedak, Kecamatan Rantau Kopar, Sabtu (09/05/2026).

Kegiatan dialog dan silaturahmi ini berlangsung sekira pukul 10.00 WIB di Warung Kak Ai, Jalan Lintas Sekapas, Kepenghuluan Bagan Cempedak. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Intelkam Polres Rohil AKP S. Sijabat, S.H., Kapolsek Rantau Kopar IPTU Nanang Parinduri, SH, MH Camat Rantau Kopar Nasruddin, S.Pd, Datuk Penghulu Bagan Cempedak Dedi Wahyudi, S.Pd.I serta para pejabat utama kepolisian, perangkat daerah, Ketua KNPI Rantau Kopar, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan warga setempat.

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta meredam potensi konflik sosial pasca insiden pengrusakan yang dipicu oleh kekesalan warga terhadap maraknya peredaran narkotika di wilayah tersebut.

Dalam arahannya, Wakapolres Rohil memberikan edukasi dan pemahaman kepada seluruh masyarakat yang hadir mengenai layanan publik Call Center 110 Polres Rokan Hilir. Layanan ini disosialisasikan sebagai sarana akses cepat, mudah, dan aman bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan, informasi, maupun pengaduan langsung kepada pihak kepolisian kapan saja.

Selain itu, Kompol Rikky Operiady juga mengimbau tegas agar masyarakat tidak lagi melakukan tindakan main hakim sendiri. Ia meminta agar seluruh persoalan hukum dan keamanan diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai aturan yang berlaku, demi menghindari timbulnya masalah hukum baru yang justru merugikan masyarakat sendiri.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, baik tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda maupun perangkat desa, untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif. Jangan mudah terprovokasi oleh isu maupun informasi yang belum tentu kebenarannya,” tegas Wakapolres.

Dalam sesi dialog terbuka, masyarakat menyampaikan aspirasi dan keluh kesah mereka. Warga mengaku sebelumnya belum memahami mekanisme yang tepat dalam menyampaikan laporan atau pengaduan ke kepolisian, namun setelah mendapatkan penjelasan terkait kemudahan akses layanan 110, warga dan pemerintah kecamatan mengaku kini lebih paham dan siap bekerja sama.

Salah satu poin penting yang disampaikan oleh tokoh masyarakat dan pemerintah Kecamatan Rantau Kopar adalah harapan adanya penguatan fungsi penyidikan di tingkat Polsek. Hal ini dinilai penting untuk mempercepat penanganan tindak pidana, khususnya kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika yang dinilai sudah sangat meresahkan dan mengancam masa depan generasi muda setempat.

Sementara itu, secara tegas masyarakat juga meminta jajaran kepolisian untuk bertindak tegas dan berani terhadap para pelaku peredaran gelap narkotika, tanpa pandang bulu maupun tebang pilih, demi menjaga keamanan dan kenyamanan hidup warga Rantau Kopar.

Melalui kegiatan Cooling System ini, Polres Rokan Hilir berkomitmen terus membangun komunikasi dua arah yang baik dengan masyarakat, meredam potensi gejala sosial, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum yang adil, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *