banner 728x250

Swasembada Pangan: Lagi dan Lagi, Polsek Bangko Pusako Dampingi Petani Sungai Manasib

  • Bagikan

Rohil – Konsistensi dan kehadiran nyata kepolisian di tengah masyarakat pertanian kembali dibuktikan. Selasa (16/6/2026) sekira pukul 10.00 WIB, Bhabinkamtibmas Kepulauan Sungai Manasib kembali turun ke lokasi pertanian warga dalam kegiatan rutin dan berkelanjutan bertajuk Polisi Cinta Petani. Giat ini merupakan wujud dukungan penuh terhadap Program Asta Citra Presiden Republik Indonesia serta upaya memperkokoh ketahanan dan swasembada pangan di wilayah hukum Polsek Bangko Pusako.

Kegiatan sambang kembali digelar di Jalur 3 Dusun UPT Nomor 12, Kepulauan Sungai Manasib, Kecamatan Bangko Pusako. Pada kesempatan ini, Bhabinkamtibmas menyambangi lahan pertanian milik Saudara Misdi seluas 10 x 20 meter yang diusahakan untuk penanaman kacang panjang. Komoditas sayuran ini menjadi salah satu tanaman unggulan warga karena perawatannya relatif mudah, berbuah cepat, memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan, serta berperan penting sebagai sumber gizi dan keberagaman pasokan pangan segar bagi masyarakat sekitar.

Meski telah berkunjung sebelumnya, kehadiran kali ini tetap dilakukan dengan antusiasme dan perhatian penuh. Bhabinkamtibmas meninjau ulang secara cermat perkembangan tanaman, kondisi kesuburan, pertumbuhan sulur, hingga memeriksa potensi serangan hama atau kendala lain yang mungkin muncul seiring berjalannya waktu. Diskusi akrab kembali terjalin dengan Saudara Misdi untuk mendengar perkembangan terbaru, kendala di lapangan, serta strategi perawatan lanjutan agar hasil panen nanti melimpah dan berkualitas tinggi.

Kehadiran berulang aparat kepolisian bukan sekadar rutinitas, melainkan bukti bahwa pendampingan dilakukan terus-menerus dari masa tanam hingga panen. Hal ini memberikan rasa aman, nyaman, dan semangat luar biasa bagi para petani, karena mereka merasa tidak berjuang sendiri melainkan didukung penuh oleh negara melalui kepolisian.

Kapolsek Bangko Pusako, AKP Tri Adiyatmika, SH, MH, menegaskan bahwa program Polisi Cinta Petani adalah agenda prioritas yang akan terus digalakkan tanpa henti. Menurutnya, ketahanan pangan adalah fondasi kestabilan wilayah, dan perhatian harus diberikan secara berkelanjutan, tidak hanya sesekali, melainkan sampai hasil yang diharapkan tercapai.

“Kami datang lagi, kami pantau lagi, dan kami dampingi lagi. Itu bukti keseriusan kami. Kacang panjang adalah komoditas penting yang menyumbang gizi dan ekonomi keluarga. Kami pastikan setiap potensi lahan warga terjaga, aman, dan terawatt. Polisi hadir untuk memastikan apa yang ditanam petani bisa berbuah maksimal, kesejahteraan meningkat, dan cita-cita swasembada pangan nasional bisa kita wujudkan bersama-sama,” tegas AKP Tri Adiyatmika.

Saudara Misdi selaku pemilik lahan menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam. Perhatian yang terus-menerus diberikan pihak kepolisian menjadi motivasi terbesar baginya untuk semakin rajin dan telaten merawat tanaman demi hasil yang terbaik.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *