Rohil – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Teknologi Rokan Hilir, Egi Febrian, menyuarakan keprihatinan mendalam atas kondisi peredaran narkotika di Kabupaten Rokan Hilir yang dinilai sudah sangat mengkhawatirkan dan mengancam masa depan generasi muda.
Menurutnya, situasi ini tidak bisa lagi ditanggapi dengan biasa-biasa saja. Diperlukan tindakan nyata, terukur, dan tegas dari aparat penegak hukum untuk memutus mata rantai bahaya tersebut.
“Peredaran narkoba di Rokan Hilir sudah berada pada titik yang sangat mengkhawatirkan. Ini bukan sekedar persoalan hukum, tetapi ancaman terhadap masa depan generasi daerah,” tegas Egi. Minggu 12 April 2026.
Dalam pernyataannya, Egi Febrian juga menyoroti kinerja aparat yang dinilai belum menunjukkan hasil signifikan. Ia menekankan perlunya evaluasi serius jika tidak ada progres yang jelas. Salah satunya terjadi amukan warga terhadap bos narkoba dipanipahan.
“Jika penegakan hukum tidak menunjukkan progres yang jelas, maka evaluasi harus dilakukan secara serius. Kami menilai perlu adanya langkah tegas dari pimpinan, termasuk pencopotan Kapolres apabila tidak mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara maksimal,” tegasnya.
Langkah tersebut, lanjut Egi, bukan bentuk tekanan semata, melainkan dorongan agar institusi kepolisian tetap menjaga profesionalitas dan kepercayaan publik. Penanganan narkoba harus menyasar hingga ke akar jaringan, tidak boleh berhenti di permukaan, dan hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu sesuai UU No. 35 Tahun 2009.
Di akhir pernyataannya, Egi Febrian menegaskan komitmen mahasiswa untuk terus mengawal persoalan ini.”Mahasiswa tidak akan diam ketika generasi daerah terancam. Jika hukum melemah, maka suara mahasiswa akan menjadi pengingat bahwa keadilan harus tetap ditegakkan,” pungkasnya.
Beranda
Viral
Ketua BEM Institut Teknologi Egi Febrian Menyuarakan Keprihatinan Terkait Aksi Peredaran Narkoba di Rohil
Ketua BEM Institut Teknologi Egi Febrian Menyuarakan Keprihatinan Terkait Aksi Peredaran Narkoba di Rohil
















