Rohil – Komitmen nyata Polsek Bangko Pusako dalam menjalankan Program Ketahanan Pangan (Ketapang) semakin teruji dan konsisten. Kali ini, fokus kegiatan diarahkan pada pemeliharaan intensif berupa pembersihan lahan jagung pipil yang telah berusia 63 hari, langkah strategis demi memastikan tanaman tumbuh prima, bebas gangguan, dan menjanjikan hasil panen melimpah sejalan dengan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia mewujudkan swasembada pangan nasional.
Kegiatan pembersihan dan perawatan lahan dilaksanakan pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di RT 11 RW 06, Dusun Sidorukun, Kepenghuluan Bangko Balam. Dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas Bangko Balam, Aipda R Ambarita, kegiatan ini turut melibatkan Ketua RT 11 selaku pengelola lahan program Ketapang. Bersama-sama, mereka bekerja bahu-membahu membersihkan lahan dari gulma atau tanaman pengganggu, sekaligus memeriksa kondisi fisik tanaman agar pertumbuhan berjalan maksimal.
Lahan seluas ½ hektare tersebut kini terlihat semakin bersih, rapi, dan hijau rimbun. Berdasarkan catatan rinci yang dimiliki, usia tanaman jagung saat ini telah memasuki 63 hari sejak masa tanam. Pada fase pertumbuhan aktif ini, pembersihan lahan sangat krusial dilakukan untuk memastikan penyerapan nutrisi dan sinar matahari tidak terbagi dengan tanaman liar, sehingga energi tanaman terpusat sepenuhnya pada pembentukan tongkol dan pengisian biji.
Aipda R Ambarita menjelaskan, pendampingan Polri tidak berhenti saat benih tertanam saja. Perawatan seperti pembersihan lahan ini adalah bagian dari tanggung jawab berkelanjutan agar investasi pangan daerah ini memberikan hasil terbaik. Ia menegaskan bahwa kehadirannya di lapangan adalah bentuk dukungan moril sekaligus jaminan keamanan agar lahan program ini terawat dan menjadi contoh sukses bagi wilayah lain.
“Kami dampingi setiap tahapan, dari tanah diolah, benih ditanam, hingga kini memasuki usia 63 hari dan kami bersihkan dari segala gangguan. Ini fase penentuan kualitas hasil panen nanti. Program Ketapang ini adalah milik kita bersama, tujuan mulianya agar desa kita mandiri pangan, khususnya ketersediaan stok jagung yang sangat penting bagi kebutuhan pokok maupun pakan ternak. Kami pastikan lahan ini aman, bersih, dan tanamannya tumbuh sehat sesuai harapan,” ujar Aipda R Ambarita penuh semangat.
Sementara itu, Kapolsek Bangko Pusako, AKP Tri Adiyatmika, SH, MH menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah prioritas utama jajarannya. Menurutnya, kegiatan ini membuktikan bahwa lahan yang dikelola secara terencana dan terawat dengan baik akan berubah menjadi aset berharga yang menyejahterakan masyarakat luas.
“Kami ingin membuktikan bahwa lahan kosong bisa disulap menjadi sumber kehidupan. Jagung adalah komoditas serbaguna dan sangat strategis. Di Bangko Balam ini, kami tidak hanya menanam, tapi merawat dengan sungguh-sungguh. Target kami jelas: hasil panen nanti melimpah, berkualitas tinggi, dan mampu memenuhi kebutuhan warga sekitar. Langkah nyata seperti ini akan terus kami galakkan,” tegas AKP Tri. – Komitmen nyata Polsek Bangko Pusako dalam menjalankan Program Ketahanan Pangan (Ketapang) semakin teruji dan konsisten. Kali ini, fokus kegiatan diarahkan pada pemeliharaan intensif berupa pembersihan lahan jagung pipil yang telah berusia 63 hari, langkah strategis demi memastikan tanaman tumbuh prima, bebas gangguan, dan menjanjikan hasil panen melimpah sejalan dengan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia mewujudkan swasembada pangan nasional.
Kegiatan pembersihan dan perawatan lahan dilaksanakan pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di RT 11 RW 06, Dusun Sidorukun, Kepenghuluan Bangko Balam. Dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas Bangko Balam, Aipda R Ambarita, kegiatan ini turut melibatkan Ketua RT 11 selaku pengelola lahan program Ketapang. Bersama-sama, mereka bekerja bahu-membahu membersihkan lahan dari gulma atau tanaman pengganggu, sekaligus memeriksa kondisi fisik tanaman agar pertumbuhan berjalan maksimal.
Lahan seluas ½ hektare tersebut kini terlihat semakin bersih, rapi, dan hijau rimbun. Berdasarkan catatan rinci yang dimiliki, usia tanaman jagung saat ini telah memasuki 63 hari sejak masa tanam. Pada fase pertumbuhan aktif ini, pembersihan lahan sangat krusial dilakukan untuk memastikan penyerapan nutrisi dan sinar matahari tidak terbagi dengan tanaman liar, sehingga energi tanaman terpusat sepenuhnya pada pembentukan tongkol dan pengisian biji.
Aipda R Ambarita menjelaskan, pendampingan Polri tidak berhenti saat benih tertanam saja. Perawatan seperti pembersihan lahan ini adalah bagian dari tanggung jawab berkelanjutan agar investasi pangan daerah ini memberikan hasil terbaik. Ia menegaskan bahwa kehadirannya di lapangan adalah bentuk dukungan moril sekaligus jaminan keamanan agar lahan program ini terawat dan menjadi contoh sukses bagi wilayah lain.
“Kami dampingi setiap tahapan, dari tanah diolah, benih ditanam, hingga kini memasuki usia 63 hari dan kami bersihkan dari segala gangguan. Ini fase penentuan kualitas hasil panen nanti. Program Ketapang ini adalah milik kita bersama, tujuan mulianya agar desa kita mandiri pangan, khususnya ketersediaan stok jagung yang sangat penting bagi kebutuhan pokok maupun pakan ternak. Kami pastikan lahan ini aman, bersih, dan tanamannya tumbuh sehat sesuai harapan,” ujar Aipda R Ambarita penuh semangat.
Sementara itu, Kapolsek Bangko Pusako, AKP Tri Adiyatmika, SH, MH menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah prioritas utama jajarannya. Menurutnya, kegiatan ini membuktikan bahwa lahan yang dikelola secara terencana dan terawat dengan baik akan berubah menjadi aset berharga yang menyejahterakan masyarakat luas.
“Kami ingin membuktikan bahwa lahan kosong bisa disulap menjadi sumber kehidupan. Jagung adalah komoditas serbaguna dan sangat strategis. Di Bangko Balam ini, kami tidak hanya menanam, tapi merawat dengan sungguh-sungguh. Target kami jelas: hasil panen nanti melimpah, berkualitas tinggi, dan mampu memenuhi kebutuhan warga sekitar. Langkah nyata seperti ini akan terus kami galakkan,” tegas AKP Tri.
Beranda
Polri
Bhabinkamtibmas Bangko Balam Bersama Warga Lakukan Pembersihan Lahan Jagung Program Ketapang
Bhabinkamtibmas Bangko Balam Bersama Warga Lakukan Pembersihan Lahan Jagung Program Ketapang
















