Rohil – Langkah nyata mewujudkan ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat terus digalakkan jajaran Polsek Bangko Pusako. Kali ini, Brigpol Stanly Siringoringo, Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Bangko Lestari, turun langsung ke lokasi pertanian di Dusun Bourtrem Jaya untuk melaksanakan kegiatan sambang dan pemantauan dalam rangka Program Ketahanan Pangan (Polisi Cinta Petani), dukungan penuh terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Di atas lahan seluas ½ hektar, Bapak Damnur terlihat tekun merawat tanaman tebu manis yang tumbuh subur dan menjulang tinggi. Komoditas ini sangat istimewa: selain menjadi sumber gula dan minuman segar, tebu manis memiliki pasar yang pasti, harga stabil, dan menjadi tumpuan penghasilan jangka panjang bagi keluarga petani. Keberadaan lahan tebu seluas ini menjadi aset berharga bagi perekonomian warga Dusun Bourtrem Jaya.
Dalam kegiatan tersebut, Brigpol Stanly Siringoringo menyusuri setiap barisan tanaman tebu. Ia memeriksa ketebalan batang, tinggi tanaman, kesehatan daun, hingga memastikan kebersihan lahan dari gulma dan bebas dari serangan hama. Sebagai tanaman yang masa panennya cukup lama, perawatan dan pengamanan selama masa tumbuh sangatlah krusial.
Bhabinkamtibmas juga duduk berdiskusi panjang lebar dengan Bapak Damnur, mendengar keluh kesah, cara pemeliharaan, hingga memastikan bahwa lahan ini aman dari gangguan atau potensi pencurian. Kehadiran aparat kepolisian di sini memberikan jaminan keamanan mutlak: petani bisa tidur nyenyak dan bekerja tenang, karena tahu kebunnya diawasi dan dilindungi negara lewat Polri.
” Kapolsek Bangko Pusako, AKP Tri Adiyatmika, S.H., M.H., yang selalu menekankan agar program ketahanan pangan tidak hanya berfokus pada tanaman pokok, tetapi juga komoditas pendukung dan tanaman industri seperti tebu. Menurut Kapolsek, kemandirian pangan berarti masyarakat mampu memenuhi kebutuhan sendiri sekaligus memiliki daya beli dari hasil usahanya. Jum’at 26 Juni 2026.
“Program ‘Polisi Cinta Petani’ mencakup segala jenis usaha tani. Tebu manis di Dusun Bourtrem Jaya ini contoh sukses pemanfaatan lahan produktif. Bhabinkamtibmas wajib memantau, mendampingi, dan mengamankan mulai dari tanam, tumbuh, hingga panen. Sasaran kita jelas: setiap jengkal tanah di Bangko Pusako bermanfaat, ekonomi warga meningkat, dan cita‑cita kemandirian pangan nasional tercapai dengan gemilang. Polri hadir, aman terjaga, petani makmur!” tegas AKP Tri Adiyatmika.
Bapak Damnur selaku pemilik kebun mengaku sangat terharu dan bersemangat luar biasa. Baginya, kunjungan rutin dan perhatian mendalam dari pihak kepolisian adalah hal yang tak ternilai harganya. Ia tak menyangka usahanya mengelola kebun tebu seluas ½ hektar ini mendapat perhatian khusus hingga didampingi langsung aparat.
“Terima kasih yang tak terhingga untuk Bapak Polisi. Rasanya hati saya sangat senang dan tenang. Ada rasa bangga karena usaha saya diperhatikan negara. Dengan adanya Bapak‑bapak di sini, semangat saya bertambah berkali‑kali lipat merawat tebu ini. Saya yakin panen nanti akan melimpah, aman, dan membawa berkah buat keluarga dan desa kami. Ini bukti nyata, Polisi benar‑benar cinta kami para petani,” ucap Bapak Damnur dengan wajah sumringah.
Dukung Asta Cita, Polsek Bangko Pusako Pantau Kebun Tebu Warga
















