banner 728x250

Fokus Ketahanan Pangan, Polsek Bangko Pusako Kawal Kebun Cabe Besar Warga Demi Stabilitas Pangan

  • Bagikan

Rohil – Komitmen nyata mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia demi mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional kembali ditunjukkan jajaran Polsek Bangko Pusako. Rabu (24/06/2026) sekira pukul 09.00 WIB, Aiptu Junaidi Sembiring, Bhabinkamtibmas Kepulauan Pematang Ibul, turun langsung ke tengah lahan pertanian melaksanakan kegiatan sambang dan pemantauan dalam program unggulan “Polisi Cinta Petani”.

Kali ini, kunjungan diarahkan ke lahan pertanian milik warga bernama Mas Pajar yang berlokasi di wilayah Kepulauan Pematang Ibul. Di atas lahan seluas 1 hektar tersebut, Mas Pajar mengembangkan komoditas tanaman strategis yaitu Cabe Besar, yang merupakan salah satu bahan pangan utama dan memiliki nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Junaidi Sembiring berkeliling memantau kondisi tanaman, melihat pertumbuhan, kesehatan, hingga potensi hasil panen cabe besar tersebut. Ia juga berbincang akrab dengan Mas Pajar untuk mendengar langsung kendala yang mungkin dihadapi, baik terkait pemeliharaan, serangan hama, ketersediaan air, maupun tantangan harga di pasar nantinya.

Kehadiran aparat kepolisian di tengah kebun bukan sekadar pengawasan rutin, melainkan bentuk dukungan moril sekaligus jaminan keamanan agar petani dapat bekerja dengan tenang, aman dari gangguan keamanan, dan bersemangat meningkatkan hasil produksinya.

“Kami hadir ke sini sebagai mitra sejati petani. Program Asta Cita menempatkan ketahanan pangan sebagai prioritas, dan di Pematang Ibul kami pastikan setiap potensi pertanian mendapat perhatian. Cabe besar ini komoditas penting, harganya sering fluktuatif dan sangat dibutuhkan masyarakat. Kami ingin memastikan lahan ini aman, tanaman terawat, dan Pak Pajar berusaha dengan nyaman tanpa rasa khawatir,” ungkap Aiptu Junaidi Sembiring di lokasi kebun.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata arahan dan komitmen Kapolsek Bangko Pusako, AKP Tri Adiyatmika, SH, MH, yang senantiasa menekankan agar seluruh Bhabinkamtibmas hadir di garda terdepan mendukung pembangunan di sektor pertanian. Menurut Kapolsek, Polri memiliki tanggung jawab memastikan kebijakan pemerintah pusat berjalan efektif hingga ke tingkat desa dan dusun.

“Program ‘Polisi Cinta Petani’ adalah bukti bahwa Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tapi juga ikut mengawal ekonomi dan pangan rakyat. Bhabinkamtibmas wajib turun lagi dan lagi, mendampingi petani, memantau lahan, serta memotivasi agar produktivitas terus meningkat. Target kita jelas: swasembada pangan di Bangko Pusako tercapai, kebutuhan warga terpenuhi, dan kesejahteraan petani meningkat,” tegas AKP Tri Adiyatmika.

Selain memantau pertumbuhan tanaman, kehadiran personel juga bertujuan mencegah potensi gangguan seperti pencurian hasil bumi, konflik batas lahan, atau kerusakan tanaman akibat tindakan tidak bertanggung jawab.

Sementara Mas Pajar selaku pemilik kebun menyambut gembira kehadiran Bhabinkamtibmas. Baginya, perhatian rutin dan kehadiran langsung aparat di kebun memberikan rasa aman sekaligus dorongan semangat yang luar biasa.

“Saya sangat berterima kasih atas perhatian Pak Polisi. Rasa aman ini membuat kami makin rajin merawat tanaman. Semoga hasil panen nanti melimpah dan bermanfaat bagi banyak orang. Dukungan seperti ini sangat berarti bagi kami para petani,” ucap Mas Pajar penuh harap.

Dengan sinergi yang kuat antara aparat dan masyarakat, diharapkan lahan‑lahan pertanian di Pematang Ibul semakin produktif, berkontribusi besar menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, serta mewujudkan cita‑cita kemandirian pangan nasional.

 

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *