Meranti – Kondisi jalan di Desa Mengkirau, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, menjadi sorotan serius masyarakat. Warga menuntut agar pemerintah segera merealisasikan rencana pelebaran dan penimbunan jalan yang hingga saat ini belum terealisasi, padahal jalan tersebut merupakan jalan provinsi yang sangat vital.
Salah seorang warga setempat, Haji Nasrudin, mengungkapkan kekesalannya terkait kondisi jalan yang dinilai sangat memprihatinkan. Menurutnya, lebar jalan yang ada saat ini hanya sekitar dua meter, sehingga sangat menyulitkan aktivitas lalu lintas.

“Jalan ini hanya dua meter, tidak bisa dilalui dua mobil secara bersamaan atau berselisih. Padahal ini statusnya jalan provinsi, seharusnya kondisinya layak dan memadai,” ujar Haji Nasrudin kepada awak media, Senin (14/04/2026).
Warga mengaku sudah lama berharap adanya perbaikan menyeluruh. Mereka meminta agar sisi jalan dilakukan penimbunan dan sebagian sisinya dikeruk menggunakan alat berat (Beko) untuk pelebaran. Namun sayangnya, janji dan rencana tersebut hingga kini masih tinggal wacana dan belum ada tindakan nyata di lapangan.
“Kami masyarakat Desa Mengkirau meminta agar pinggiran jalan segera dilakukan penimbunan, dan sebagian sampingnya dibeko agar jalan bisa melebar. Jangan hanya janji, tapi tidak pernah terealisasi,” tegasnya.
Kondisi jalan yang sempit ini tentu saja menghambat mobilitas warga dan distribusi barang di wilayah tersebut. Warga berharap Pemerintah Provinsi maupun pihak terkait segera turun tangan dan merealisasikan pembangunan yang sudah lama dinantikan demi kenyamanan dan keselamatan bersama. (Tim).
















