Rohil — Himpunan Pelajar Mahasiswa Rokan Hilir (HIPEMAROHI) Pekanbaru mendesak Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Pemkab Rohil) untuk memberikan perhatian serius dan langkah konkret dalam mengoptimalkan pengembangan sektor pariwisata daerah. Salah satu potensi unggulan yang dinilai membutuhkan akselerasi pembangunan infrastruktur dan promosi adalah Objek Wisata Pulau Tilan yang terletak di Kepenghuluan Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih.
Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Presiden HIPEMAROHI Pekanbaru, Muhammad Yusuf, di sela-sela kegiatan Upgrading dan Penanaman Pohon (Penghijauan) yang digelar jajaran pengurus Kabinet Perjuangan di kawasan wisata Pulau Tilan, Rantau Bais yang berlangsung selama 3 hari dan ditutup dengan aksi penghijauan dengan melibatkan Forkopimda, Sponsorship dari berbagai dunia Usaha, Organisasi Kemahasiswaan, serta berbagai elemen Tokoh pemuda dan Masyarakat Sekitarnya. (30-08-2026)
Menurut Muhammad Yusuf, Pulau Tilan memiliki kekayaan pesona alam, keasrian kawasan ekosistem, serta keterbukaan budaya masyarakat lokal yang sangat potensial untuk dijadikan destinasi wisata unggulan nasional maupun regional. Kendati demikian, potensi besar ini tidak akan berkembang optimal tanpa keterlibatan aktif dan komitmen regulasi serta anggaran dari pemerintah daerah.
“Pulau Tilan bukan sekadar aset alam biasa, melainkan ikon serta warisan ekologis Rokan Hilir yang memiliki daya tarik luar biasa. Namun, potensi ini tidak boleh dibiarkan jalan di tempat. Pemkab Rohil bersama dinas terkait harus hadir dengan perencanaan masterplan yang matang, penataan fasilitas pendukung, perbaikan aksesibilitas, hingga strategi promosi yang terstruktur,” ujar Presiden HIPEMAROHI Pekanbaru, Muhammad Yusuf.
Yusuf menambahkan, penataan objek wisata seperti Pulau Tilan dan destinasi strategis lainnya di Negeri Seribu Kubah tidak hanya berfokus pada estetika kawasan semata, tetapi juga menjadi instrumen efektif dalam mendongkrak perekonomian masyarakat lokal (multi-multiplier effect) serta membuka ruang pemberdayaan ekonomi kreatif bagi pemuda dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
“HIPEMAROHI Pekanbaru memosisikan diri sebagai mitra kritis sekaligus strategis bagi pemerintah daerah. Aksi penghijauan yang kami lakukan hari ini adalah simbol kepedulian mahasiswa terhadap pelestarian lingkungan. Namun untuk tindak lanjut jangka panjang, kami mendorong Bupati dan jajaran Pemkab Rohil—khususnya Dinas Pariwisata serta Dinas PUPR—untuk berkolaborasi secara terpadu membangun sarana dan prasarana penunjang wisata,” tegas Yusuf.
Dalam agenda penanaman pohon tersebut, turut hadir Kepala Dinas PUPR Rohil Khoirul Fahmi, ST., jajaran Forkopimcam Tanah Putih, pihak pemerintah kepenghuluan, tokoh masyarakat, serta perwakilan dunia usaha.
HIPEMAROHI Pekanbaru menyambut baik kehadiran jajaran pemerintah dan pemangku kepentingan dalam kegiatan tersebut, sekaligus berharap respons positif ini segera diwujudkan dalam bentuk program aksi nyata di lapangan.
“Kami ingin melihat Pulau Tilan dan destinasi wisata Rohil lainnya bangkit, tertata rapi, ramah lingkungan, dan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Rokan Hilir. Mahasiswa siap berada di garis terdepan untuk mengawal serta berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” pungkas Muhammad Yusuf.












