banner 728x250

Gerakan Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Bangko Lestari Data Ternak Bebek Warga, Dukung Pangan Bergizi Keluarga

  • Bagikan

Rohil  – Langkah nyata wujudkan kemandirian dan gizi sehat masyarakat kian gencar digaungkan! Brigpol Stanly Siringoringo, Bhabinkamtibmas Kepulauan Bangko Lestari, turun langsung ke warga melaksanakan giat pendataan dan pemantauan Ketahanan Pangan Keluarga Bergizi. Kegiatan ini di Jalan Pelita Jaya, wilayah Bangko Lestari, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir.Rabu (24/06/2026).


Sasaran utama kali ini ke usaha budidaya ternak bebek milik warga bernama Sidebang, yang memanfaatkan pekarangan rumah seluas 7 meter x 40 meter sebagai lokasi pengembangbiakan. Program ini kini jadi sorotan dan masuk jajaran topik hangat di masyarakat, sejalan arahan Kapolsek Bangko Pusako, AKP Tri Adiyatmika, SH, MH, yang terus mendorong optimalisasi lahan warga demi swasembada pangan dan kesejahteraan keluarga.

Dalam peninjauan di lokasi, Brigpol Stanly Siringoringo mencatat secara rinci kondisi usaha milik Sidebang. Ternak bebek ini dipilih karena menjadi salah satu sumber protein hewani murah, mudah dipelihara, dan sangat bermanfaat bagi pemenuhan gizi keluarga maupun potensi ekonomi warga.

Pemanfaatan pekarangan rumah yang tidak luas namun dimaksimalkan dengan baik ini menjadi contoh inspiratif bagi tetangga sekitar. Bhabinkamtibmas juga memastikan data tercatat rapi, guna memetakan potensi wilayah serta memudahkan jika nanti dibutuhkan pendampingan atau dukungan pengembangan lebih lanjut dari pemerintah maupun pihak terkait.

“Ini contoh cerdas dan tepat sasaran! Lahan pekarangan tidak perlu luas untuk memberi manfaat besar. Ternak bebek sumber pangan penting: daging dan telurnya bergizi tinggi, mudah diolah, dan punya nilai jual. Kami data, kami pantau, dan kami dukung penuh agar warga makin mandiri dan sehat. Ini inti dari ketahanan pangan keluarga,” ujar Brigpol Stanly Siringoringo, yang kini kegiatannya ramai dibicarakan warga.

 
Kapolsek Bangko Pusako, AKP Tri Adiyatmika, SH, MH, menegaskan bahwa pendataan seperti ini adalah kunci awal. Tanpa data yang akurat, potensi pangan di tingkat dasar tidak akan terpetakan dengan baik.

“Ketahanan pangan tidak bicara soal sawah luas saja, tapi bagaimana setiap keluarga bisa memenuhi kebutuhan gizinya sendiri. Ternak bebek, ayam, kebun sayur di halaman rumah—itulah kekuatan besar kita. Kami instruksikan seluruh Bhabinkamtibmas turun, catat, pantau, dan dukung. Hasilnya sudah terlihat, warga antusias dan giat ini jadi perbincangan hangat karena langsung menyentuh kesejahteraan keluarga!” tegas Kapolsek yang kebijakannya makin disorot positif.

Selain sekadar mencatat, kehadiran ini juga memberi rasa aman bagi pengelola, serta menjadi jembatan informasi agar warga tahu bahwa usaha kecil di pekarangan pun mendapat perhatian besar aparat dan pemerintah.

 

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *