banner 728x250

HIPEMAROHI Pekanbaru Apresiasi dan Dukung Penuh Upaya Kapolres dan Bupati Rohil Berantas Narkoba

  • Bagikan

Pekanbaru – Peredaran gelap narkotika dan dinamika keamanan di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), khususnya pasca-gejolak sosial di Panipahan, memicu respons tegas dari kalangan mahasiswa. Himpunan Pelajar Mahasiswa Rokan Hilir (HIPEMAROHI) Pekanbaru secara resmi menyatakan dukungan penuh atas langkah taktis yang diambil Kapolres dan Bupati Rokan Hilir dalam upaya pemberantasan narkoba dan pemulihan kondusifitas daerah.

Presiden HIPEMAROHI Pekanbaru Kabinet Perjuangan, Muhammad Yusuf, mengungkapkan bahwa dukungan ini didasari atas penilaian objektif terhadap tindakan nyata di lapangan. Ia menyoroti langkah cepat Kapolres Rohil, AKBP Isa Imam Syahroni, dalam merespons keresahan warga Panipahan.

“Kami mencatat ketegasan institusi Polri, mulai dari evaluasi melalui pelantikan Kapolsek Panipahan yang baru hingga penerjunan 23 personel tambahan yang telah dipastikan bebas narkoba melalui tes urine. Ini adalah bukti nyata bahwa instrumen negara hadir dan bekerja keras,” ujar Yusuf, Rabu (23/4/2026).

Meski memberikan apresiasi atas pengungkapan puluhan kilogram sabu dan ribuan pil psikotropika sepanjang tahun ini, Yusuf menegaskan bahwa HIPEMAROHI tetap berdiri tegak sebagai agent of social control atau mitra kritis yang independen. Ia mengingatkan bahwa dukungan mahasiswa bukanlah “cek kosong”.

Mahasiswa Magister Administrasi Publik Universitas Riau ini menuntut agar operasi “Zero Narkoba” dilakukan secara konsisten, transparan, dan tanpa pandang bulu. Menurutnya, aparat harus berani memutus mata rantai bandar besar dan tidak hanya berhenti pada penindakan di level bawah.

“Jika aparat dan Pemkab lurus berpihak pada keselamatan rakyat dan berani menyapu bersih narkoba, kami adalah garda terdepan yang mendukung. Namun, jika terjadi tebang pilih atau ada oknum yang ‘bermain mata’, kami adalah barisan pertama yang akan memberikan perlawanan keras,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, HIPEMAROHI Pekanbaru menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat dan pemuda di Rokan Hilir untuk menutup ruang bagi peredaran narkotika. Yusuf juga mengimbau warga agar tidak terpancing melakukan aksi main hakim sendiri (anarkis) serta aktif menjaga kedamaian di lingkungan masing-masing.

Langkah ini diharapkan menjadi momentum bagi sinergi yang lebih kuat antara mahasiswa, pemerintah, dan kepolisian demi menyelamatkan masa depan generasi muda Rokan Hilir dari ancaman narkoba.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *